Jumat, 14 Maret 2008

Coming Soon: My First Book




Abstraksi

Sadar atau tidak, setiap saat kita disuguhi beragam berita yang terjadi di masyarakat, baik langsung maupun melalui media, mulai dari pencurian, perampokan, penodongan, penganiayaan, perkosaan, pembunuhan, dan penculikan? Intensitas pemberitaan yang seolah tidak kekurangan sumber berita menunjukkan bahwa kriminalitas telah menjadi suatu ancaman serius di tengah masyarakat. Korban yang menjadi sasaran pun merata di semua kalangan masyarakat, dengan modus dan metode kejahatan yang bervariasi pula.

Satu hal yang tidak bisa dimungkiri, betapa Muslimah sering menjadi sasaran favorit para pelaku kejahatan. Tindak kejahatan yang menimpa Muslimah pun biasanya tidak sekadar satu macam saja tetapi bertingkat; misalnya perampokan disertai perkosaan. Kekerasan yang menimpa Muslimah sering kali tidak hanya berdampak pada fisik namun juga psikis yang mengganggu keberlangsungan hidupnya di masa mendatang. Wilayah tempat terjadinya kekerasan dan kejahatan pun mungkin saja tidak sekadar terjadi di area publik namun juga di area domestik. Kondisi ini bisa jadi karena kebanyakan Muslimah tidak memiliki pengetahuan dan referensi yang cukup memadai untuk menghindari ataupun menghadapi situasi yang mengancam tersebut. Hal ini turut diimbangi dengan tingkat kesiagaan serta kewaspadaan yang juga cukup rendah di kalangan muslimah.

Bagaimana memanfaatkan buku ini secara maksimal?
Anda bisa memanfaatkan buku ini secara optimal hingga bisa diaplikasikan dalam kehidupan Anda secara riil. Yang pertama adalah dengan menguasai sedikit saja konsep dasar yang meliputi sikap mental kita dalam menghadapi sebuah masalah dan cara menganalisis sebuah keadaan untuk kemudian mengambil aksi atau tindakan yang paling baik untuk mengatasi masalah tersebut.

Setelah memahami konsep dasar, berikutnya dikenalkan teknik-teknik praktis dan aplikatif yang mudah dihafal dan disimulasikan sampai Anda mampu melakukannya secara cepat dan refleks; mengulang-ulang secara rutin, serta mengujicobakan dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Yang perlu dicatat, buku ini tidak mengajarkan teknik saja, namun juga—dan yang lebih penting adalah—pembentukan paradigma atau cara berpikir dan setting mental kita agar tetap bersikap waspada dan selalu siap siaga di segala kondisi, serta tetap tenang dalam menghadapi masalah. Kalau kita sudah menguasai ini, maka kita akan lebih kreatif dan cermat dalam mengatasi masalah-masalah yang menimpa kita.

Beberapa Komentar Pembaca


“Islam sangat menekankan pentingnya beladiri, karena beladiri sebenarnya adalah satu bentuk jihad, ketika seseorang di aniaya atau di zholimi, seseorang itu memiki hak untuk membela dirinya. Bahkan dalam beberapa hadist disebutkan mengenai pentingnya membela diri, salah satunya adalah mukmin yang kuat lebih di cintai Allah dari pada mukmin yang lemah.Buku ini sangat cocok bagi para muslimah yang sering menjadi objek kejahatan. Saat kejahatan telah merajalela, jihad atau mempertahankan diri menjadi sebuah solusi untuk bertahan hidup.” (Angga Priatna, mantan atlet taekwondo Riau)


“Buku yang praktis dan mudah dipahami karena dilengkapi dengan gambar serta dengan ayat-ayat Al-Quran dan hadis-hadis yang membuat orang menjadi berani dalam menghadapi tantangan apapun dan memperkuat keyakinan kita bahwa hanya Allah yang dapat memberi kita kekuatan, keberanian, dan keahlian sehingga kita dapat menjadi muslimah yang berani, tangguh, dan bermental kuat dalam segala situasi.” (Sri Rahmi,S.H., Mantan atlet Taekwondo Sulsel/juara nasional/pelatih)


“Buku yang berkualitas dan mudah dimengerti. disertai dengan contoh dan langkah - langkah yang mudah dipahami. Pengetahuan dan pengalaman penulis memberikan pedoman yang komprehensif dalam membela diri. sangat dianjurkan untuk dibaca khususnya oleh muslimah.” (Nina Mudrikah H, consultant/ Business Development Division Head, KARIM Business Consulting)


”Bersentuhan dengan atmosfer jalanan saban hari memang bukan perkara enteng. Terutama, bagi kaum hawa seperti saya, yang berprofesi sebagai jurnalis. Maka, angkutan umum yang sarat dengan tindak kejahatan plus jalanan Kota Jakarta yang rawan aneka kriminalitas, mau tak mau harus tetap diwaspadai. Beruntung, buku ini mampu menjawab semuanya. Mulai dari cara paling sederhana menaklukkan pelaku kejahatan, aktivitas apa saja yang wajib dihindari selama berada di area umum, latihan rutin, hingga ragam klub bela diri yang bisa perempuan ikuti, disajikan begitu gamblang dalam buku ini. Istimewanya, buku ini juga dilengkapi dengan varian gambar hingga memudahkan pembaca memahaminya.” (Dwi Wulandari, Jurnalis, Mix Marketing Xtra)


”Kekuatan seorang muslimah itu sebenarnya terletak pada keteguhannya dalam memegang prinsip. Pola berpikir dan cara pandangnya thd sesuatu merupakan kekuatan tersendiri untuk menghadapi berbagai rintangan hidup. Namun, hal ini tidaklah menghalangi dirinya untuk memiliki kekuatan fisik karena ia juga kan menopang ketahanan pribadinya.” (Hensi Margaretta, Ph.D student of Institute of International Management, College of Management, National Cheng Kung University, Tainan, Taiwan)


“Buku ini benar-benar berguna bagi perempuan masa kini. Karena, mengajarkan kita untuk lebih waspada dan tanggap terhadap lingkungan sekitar. Sehingga kita terjauh dari masalah. Seharusnya semua perempuan punya buku pegangan ini.” (Dwi Annisa Anindika, Desainer Grafis Gagas Media)



Nb: Tar kalau dah terbit beli ya..hehe..insyaallah April launchingnya

13 komentar:

Yon's Revolta. mengatakan...

wah keren. selamat yah, dengan buku ini bisa road show keliling kota. Met berpetualang :-)

Anonim mengatakan...

pesen satu. nggak usah di diskon!

asma"noviana"1001 mengatakan...

Alhamdulillah...akhirnya jadi juga terbit buku yang ant dah bocorin di loknas kemarin...Sepakat menjadi muslimah tangguh !! Hidup muslimah...!! hehe..Jadi pingin segera baca tulisan "sang editor"..

Akinol mengatakan...

This comment has been removed because it linked to malicious content. Learn more.

Anonim mengatakan...

mba' nurul pesen 1...
hehehe harga ukhuwah yo.. hehehe
becanda.. dinanti di makassar mb
Nurul

T O N I C K mengatakan...

Insya Allah ntar tak tuku... hadiah untuk Istriku biar dia bisa ciat...ciat ...ciat heheheh. Diskon nggak ya?

rizyana mengatakan...

great...sip deh,krn emg punya skill beladiri, jadi baiknya emg dibagi ma yang lain, terutama muslimah...coz so many challenges to muslimah especially when they gotta explore herself in public area...saluuut!!!

olnagbiaaca mengatakan...

Aslkm..

wah.kereeen...

beginilah seharusbya muslimah, spt ketangguhan para sahabiyah

ipotes mengatakan...

bagus.. bangetttt... jadi pengen punya bukunya. maskasi dah berkunjung ke blog saya.. salam kenal

lapa mengatakan...

Coimbra, 23 de Abril de 1975.
" Há poucos dias, durante a homilia da missa dominical na igreja de uma freguesia rural das cercanias, o padre falou aos seus paroquianos sobre as próximas eleições para a Assembleia Constituinte. Lançou mão da parábola para melhor se fazer compreender e disse-lhes:

-"Meus caros irmãos em Cristo: suponhamos que um de vós é dono de uma vaca leiteira; se ganhar o socialismo, fica o irmão com a vaca, mas tem que dar o leite a esse partido; se ganhar o comunismo, fica sem a vaca e sem o leite..." "

nexlaip mengatakan...

sukses mba.....asal jangan buat ninju suaminya yang sholeh :).biatr muslimah kuat fisik dan iman

biaca mengatakan...

Aslkm. promo buku ini ya? ahlan wa sahlan aja..

semoga sukses...

muhammad nawir gani mengatakan...

mantap lah klo bukunya dah terbit,

oh iya salam ukhuwah..